Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-07 05:36:30【Sehat】038 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(33167)
Artikel Terkait
- Mantan Ketua KPK Antasari Azhar meninggal dunia
- Musim pancaroba pengaruhi turunnya daya tahan tubuh
- Wakil Ketua DPRD Bogor salurkan bantuan untuk korban longsor Bondongan
- Kemarin, tambang ilegal hutan Sekotong dan insentif guru honorer naik
- PBB dan mitranya tingkatkan respons pascagempa di Afghanistan
- Pemerintah promosikan penerapan pola makan sehat untuk cegah penyakit
- Serial Zomvivor Thailand tayang di Netflix, tambah wakil Asia Tenggara
- Pembalap Mandalika Racing dirawat di rumah sakit karena kecelakaan
- Sinergi ekonomi syariah menyukseskan Makan Bergizi Gratis
- Persib bungkam Bali United 1
Resep Populer
Rekomendasi

Dari Qatar ke Cinere, Brian pilih memasak MBG demi senyum anak

Solar subsidi denyutkan nadi nelayan Indramayu untuk menjemput rezeki

Ratusan siswa SMK Kandeman Batang keracunan makan program MBG

Cari pengganti susu sapi? susu kambing bisa jadi pilihan sehat

Pemkab Banyuasin kumpulkan koordinator 34 SPPG evaluasi program MBG

Ros BLACKPINK makan nasi goreng sebelum tampil solo

Manfaat Azelaic Acid untuk wajah, bikin kulit cerah & anti flek hitam

Kolaborasi kuliner Indonesia